Jenis-Jenis Plafon dan Bahan Materialnya

Jenis-Jenis Plafon dan Bahan Materialnya

Pksbandungkota –┬áSelain berfungsi sebagai pembatas antara ruangan dan langit-langit, langit-langit bisa dijadikan sebagai fitur dekoratif dalam sebuah rumah. Plafon juga memiliki banyak fungsi penting, misalnya untuk menutupi struktur plafon, mencegah suhu lingkungan naik terlalu tinggi dan menciptakan sistem sirkulasi udara yang baik. Apalagi ada banyak jenis plafon yang juga berguna untuk menyembunyikan instalasi kabel listrik.

Agar atap dapat menjalankan semua fungsinya secara optimal, diperlukan material dan proses pemasangan yang tepat sesuai dengan prosedurnya. Pemasangan plafon yang tepat akan mempengaruhi suasana rumah dan dapat menentukan kesan di dalam ruangan.

Langit-langit dapat menciptakan efek berbeda di dalam rumah dan dapat menarik perhatian. Berikut jenis-jenis atap yang bisa diterapkan pada rumah Anda.

Jenis-Jenis Plafon

Atap tipe datar konvensional dibuat dengan memasang lembaran atap pada jarak sekitar 2,5 m hingga 3 m dari permukaan tanah. Plafon jenis ini terlihat sederhana dengan permukaan datar, namun mudah untuk dicat ulang dengan cat.

1. Tray Ceiling

Seperti namanya, tipe plafon baki terlihat seperti baki besar yang terbalik dan dipasang ke langit-langit. Bagian tengah atap ini tampak lebih tinggi dari sisi-sisinya. Bagian yang terangkat ini bisa berbentuk persegi panjang atau poligonal.

Plafon jenis ini dapat membuat ruangan yang sempit terasa luas dan menambah detail pada ruangan yang besar. Untuk membuat tray ceiling semakin cantik dan indah, Anda bisa memasang lampu pada plafon yang ditinggikan untuk menciptakan efek tiga dimensi.

2. Coffered Ceiling

Berikutnya adalah plafon berupa panel atau kisi-kisi. Plafon jenis ini bisa terbuat dari kayu, kaca, cermin atau panel logam. Biasanya rumah bergaya klasik menggunakan jenis atap ini untuk memberikan kesan mewah. Anda bisa menempatkan lampu gantung atau chandelier di bagian tengah plafon ini. Efek pencahayaan lampu gantung dan lampu langit-langit bisa Anda gunakan untuk memadukan kesan tradisional dan modern pada langit-langit.

3. Rangka Atap Terekspos

Dalam desain plafon ini, balok kayu atau baja dari rangka plafon diekspos. Jenis atap ini sengaja mengekspos rangka atap dengan menonjolkan struktur rangka atap. Hal ini akan memberikan aksen unik sehingga bisa diterapkan pada rumah bergaya rustic atau industrial.

4. Plafon Transparan

Plafon jenis ini umumnya diaplikasikan pada ruang semi terbuka untuk memaksimalkan sinar matahari sebagai pencahayaan alami di siang hari sekaligus memberikan kesan modern dan elegan. Umumnya atap transparan terbuat dari kaca super tebal dan kuat sehingga sinar matahari dapat masuk dengan leluasa.

Bahan Plafon

Setelah mengetahui berbagai jenis atap yang biasa digunakan di rumah, yang perlu Anda ketahui adalah jenis bahan yang biasa digunakan untuk atap.

1. Gipsum

Plafon gypsum banyak diminati masyarakat karena mudah dipasang dan tersedia dalam berbagai pola dan desain. Plafon gypsum sering digunakan pada rumah bergaya minimalis dan modern.

2. Tripleks

Untuk bahan dasar atap biasanya digunakan triplek dengan ketebalan 3 mm. Triplek banyak diminati karena mudah dibentuk dan harganya terjangkau.

3. Kayu

Langit-langit kayu terbuat dari lembaran kayu atau balok kayu yang biasanya dipernis untuk menampilkan warna aslinya. Atap jenis ini cocok untuk rumah dengan konsep natural.

4. Metal

Kelebihan atap metal adalah tahan air dan tahan rayap. Daya tahannya yang tinggi membuat harga material ini cenderung tinggi.

5. PVC

Bahan PVC memiliki beberapa keunggulan diantaranya kuat, tahan bocor, tahan rayap dan ringan. Plafon PVC juga mudah dibongkar pasang, sehingga proses pemasangannya bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

6. Plafon GRC

Material atap Fiberglass Reinforced Cement (GRC) sekilas terlihat seperti beton, namun lebih ringan karena terbuat dari campuran fiber dan semen. Bahan ini mudah dibentuk, mudah dipasang dan tahan lama.

Sumber:

Rumarumi.com