Pendidikan

Jenis-Jenis Sensor Suhu Yang Ada Di Pasaran

Jenis-Jenis Sensor Suhu Yang Ada Di Pasaran

Pksbandungkota – Sensor suhu atau yang biasa dikenal dengan termometer adalah komponen yang mampu mengubah besaran panas menjadi listrik untuk mendeteksi gejala perubahan suhu pada benda tertentu. Sensor suhu akan memulai dengan mengukur jumlah energi dingin/panas yang dihasilkan oleh suatu benda sedemikian rupa sehingga memungkinkan kita untuk mengetahui atau mendeteksi gejala perubahan suhu sebagai keluaran analog atau digital. Sensor suhu juga merupakan bagian dari keluarga transduser.

Jenis-Jenis Sensor Suhu

Ada banyak jenis sensor suhu yang dijual di pasaran dengan karakteristik yang berbeda pada umumnya. Berikut adalah jenis-jenis sensor suhu yang sering dijumpai pada perangkat elektronik listrik yang kita gunakan sehari-hari.

Termostat

Termostat adalah sejenis sensor kontak yang menggunakan prinsip kerja magnet. Termostat pada dasarnya terbuat dari dua logam yang berbeda, seperti nikel, tungsten, tembaga, dan aluminium. Kedua jenis logam tersebut kemudian akan dirakit untuk membentuk strip bimetal. Strip bimetal akan menekuk jika mencapai suhu tertentu, sehingga bergerak untuk memutuskan atau menyambung rangkaian (ON/OFF).

Termostat atau termostat biasa digunakan pada peralatan rumah tangga seperti perabot rumah tangga, setrika, oven, pemanas air.

Thermistor

Termistor adalah komponen elektronika yang nilai resistansinya dipengaruhi oleh temperatur. Termistor yang merupakan singkatan dari tahanan termal pada dasarnya terdiri dari 2 jenis yaitu PTC (Positive Temperature Coefficient) yang nilai tahanannya menurun ketika suhu naik tajam.

Termostat

Termostat adalah sejenis sensor kontak yang menggunakan prinsip kerja magnet. Termostat pada dasarnya terbuat dari dua logam yang berbeda, seperti nikel, tungsten, tembaga, dan aluminium. Kedua jenis logam tersebut kemudian akan dirakit untuk membentuk strip bimetal. Strip bimetal akan menekuk jika mencapai suhu tertentu, sehingga bergerak untuk memutuskan atau menyambung rangkaian (ON/OFF).

Termostat atau termostat biasa digunakan pada peralatan rumah tangga seperti perabot rumah tangga, setrika, oven, pemanas air.

Thermistor

Thermistor adalah komponen elektronika yang nilai resistansinya dipengaruhi oleh temperatur. Termistor yang merupakan singkatan dari tahanan termal pada dasarnya terdiri dari 2 jenis yaitu PTC (Positive Temperature Coefficient) yang nilai tahanannya menurun ketika suhu naik tajam.

Termistor yang mampu mengubah energi listrik menjadi resistansi terbuat dari bahan keramik semikonduktor seperti kobalt, mangan atau nikel oksida yang dilapisi kaca.

Thystor banyak digunakan pada peralatan elektronik seperti regulator tegangan, sensor suhu untuk lemari es, detektor kebakaran, sensor suhu untuk mobil, sensor suhu di komputer, sensor untuk memantau pengisian baterai di ponsel, kamera, dan laptop. .

Resistive Temperature Detector (RTD)

RTD bekerja sebagai pengubah energi listrik menjadi hambatan listrik yang sebanding dengan perubahan suhu. Namun, RD lebih akurat dan memiliki akurasi yang tinggi dibandingkan dengan termistor dengan fungsi yang sama. RTD biasanya terbuat dari platinum, itulah sebabnya mereka juga dikenal sebagai termometer resistansi platinum (PRT).

Thermocouple

Thermocouple merupakan salah satu jenis sensor suhu yang sering digunakan oleh masyarakat, karena rentang suhu kerja termokopel sangat luas, dari -200 derajat Celcius hingga 2000 derajat Celcius dengan harga yang relatif murah. Termokopel umumnya merupakan sensor suhu termoelektrik yang terdiri dari dua sambungan logam yang berbeda. Salah satu logam dalam termokopel ditahan pada suhu konstan untuk berfungsi sebagai sambungan referensi, sementara yang lain dikenai suhu tinggi untuk dideteksi. Dengan adanya perbedaan temperatur pada kedua sambungan tersebut maka rangkaian akan menghasilkan tegangan tertentu yang nilainya sebanding dengan temperatur sumber panas.

Sensor suhu atau sensor termometer juga dapat dibagi menjadi dua jenis utama berdasarkan hubungan fisik sensor suhu dengan objek yang akan diindera. Berikut adalah 2 jenis utama sensor suhu.

Sumber:

Kelas PLC

Membran Sel, Pengertian, Fungsi dan Strukturnya

Membran Sel, Pengertian, Fungsi dan Strukturnya

Pksbandungkota – Dalam tubuh manusia, unit terkecil dikenal dengan sebutan sel. Kumpulan dari sel tersebut kemudian membentuk tubuh manusia dan berperan aktif dalam perkembangannya. Walaupun merupakan unit terkecil, bukan berarti sel ada tanpa ada manfaatnya. Sel juga memiliki fungsi penting dalam tubuh yang menentukan seluruh fungsi tubuh secara umum.

Sel juga memiliki bagian-bagian tertentu. Bagian paling luar dari sel disebut membran yang sama halnya seperti kulit sebagai bagian terluar dari tubuh. Meskipun sama-sama merupakan bagian terluar, fungsi membran pada sel tidak bisa disamakan dengan fungsi kulit seperti yang selama ini diketahui. Sebelum mempelajari lebil lanjut tentang membran pada sel, ketahui dulu informasi dasarnya mulai dari pengertian.

Pengertian

Membran sel diartikan sebagai permukaan terluar sel yang dilapisi selaput halus dan bersifat elastis. Membran ini bisa diartikan secara universal sebagai bagian yang pasti ada di semua jenis sel dalam tubuh manusia. Secara lebih umum, membran merupakan bagian penting yang tidak bisa dilupakan dari sel. Bahkan fungsi sel juga sangat ditentukan oleh fungsi membran. Untuk itu membran harus menjadi bagian yang terus terlindungi karena fungsinya juga melindungi.

Struktur

Membran pada sel terdiri dari beberapa struktur. Jadi meskipun sebutannya hanya bagian terluar dari sel, membran tetap terbentuk dan tersusun dari struktur tertentu. Setiap bagian dari membran juga memiliki sebutan masing-masing dengan penjelasan yang lebih rinci. Inilah bagian atau struktur dari membran sebagai lapisan terluar sel:

• Lapisan ganda fosfolipid

Membran sel memiliki bagian kepala polar hidrofilik yang memiliki daya ikat gliserofosfolifer. Bagian itu terdiri dari gliserol dan fosfat serta gugus tambahan. Nama lapisan ganda fosfolifid terkait dengan gugus tambahan yang dimiliki bagian membran ini.

• Protein integral membran

Pada bagian luar sel dan sitoplasma terdapat domain yang membentang. Protein integral yang terdapat pada membrane bekerja dengan memasukkan zat dengan ukuran yang lebih besar dalam sel.

• Protein transmembran

Protein jenis ini terletak pada lapisan lipid, terintegrasi dan menembus dua lapisan lipid. Protein ini juga membawa sifat amfipatik dan hidrofobik serta mampu menembus lapisan lipida dan untaian asam

• Kerangka membran

Kerangka membran pada umumya disebut juga sitoskeleton. Bagian ini terdiri dari tiga jenis yaitu mikrotobulus, filament intermediate dan mikrofilamen.

Fungsi

Terdapat beberapa fungsi membran pada sel. Fungsi-fungsi itu bersifat sangat penting dan berhubungan dengan fungsi sel hingga fungsi seluruh tubuh. Inilah fungsi membran pada sel secara lebih detail.

• Melindungi Bagian Sel

Fungsi yang utama dan pertama adalah sebagai perlindungan bagi sel. Karena berada di lapisan terluar, maka sudah tentu fungsinya sebagai pembungkus yang dapat melindungi sel dari ancaman.

• Media Komunikasi

Membran juga memegan peran sebagai media komunikasi antara lingkungan yang ada di dalam sel dan lingkungan yang ada di luar sel. Komunikasi ini akan menjaga fungsi sel dari komponen luar.

• Melakukan Seleksi

Merupakan bagian paling luar dari sel, membran juga berguna untuk fungsi seleksi. Membran akan memilah zat mana yang bisa bermanfaat bagi sel sehingga memperbolehkannya masuk. Selain itu, membran juga akan mencegah masuknya zat yang tidak berguna bagi sel.

• Tempat Berlangsungnya Reaksi

Terdapat banyak reaksi kimia yang terjadi pada tubuh. Reaksi tersebut terjadi pada membran dan inilah salah satu fungsi penting bagian tersebut.

Membran sel menjadi bagian penting dari keseluruhan tubuh yang juga akan membawa pengaruh secara umum. Maka dari itu, penting untuk tahu apa fungsi membran pada sel sehingga bisa diketahui pula cara menjaganya.

Sumber:

Wartapoin

Pengertian dan Fungsi Trafo Step Down

Pengertian dan Fungsi Trafo Step Down

Pksbandungkota – Trafo step-down mungkin sudah tidak asing lagi bagi para penghobi elektronik atau tukang reparasi listrik, karena penggunaannya di hampir semua kebutuhan rangkaian elektronika. Singkatnya, transformator jenis step-down adalah transformator yang berguna untuk menurunkan tegangan listrik, yang merupakan kebalikan dari transformator step-up.

Dalam rangkaian elektronika, jenis trafo step down ini banyak digunakan pada catu daya, baik yang diatur maupun yang tidak diatur. Fungsi trafo jenis ini dalam bidang elektronika sudah dikenal karena digunakan untuk menggantikan baterai.

Pengertian Trafo Step Down

Trafo step down jenis ini merupakan salah satu komponen elektronika yang berguna untuk menurunkan tegangan sehingga lebih kecil terhadap sumbernya (primer). Artinya, trafo step down ini memiliki sistem kerja utama untuk mengubah besaran tegangan listrik.

Biasanya trafo step down jenis ini sering digunakan untuk kebutuhan berbagai rangkaian listrik. Komponen ini pada dasarnya terdiri dari gulungan yang mengelilingi inti besi yang sama. Sebagai perbandingan, jumlah lilitan primer pada trafo step-down akan lebih besar daripada jumlah lilitan pada lilitan sekunder.

Trafo dapat menghasilkan tegangan yang rendah dibandingkan dengan besarnya tegangan listrik yang mengalir melalui kumparan primer. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa trafo step-down sering disebut trafo step-down.

Jadi, beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari sini tentang perbedaan antara trafo step-up dan trafo step-down, yaitu dari bagian tegangan listrik yang dihasilkan. Sedangkan untuk trafo tipe step up justru pada sisi keluaran tegangannya naik.

Fungsi Trafo Step Down

Mengenai fungsi dari trafo pereduksi yaitu untuk menurunkan tegangan menyesuaikan dengan kebutuhan karakter peralatan listrik yang akan digunakan. Jika melihat dari namanya saja, Anda sudah bisa menebak apa fungsi dari trafo step down yang berbentuk “step down” yang artinya step down atau turun tergantung digunakan untuk apa.

Sebenarnya fungsi trafo step down hanya satu, tetapi komponen ini banyak digunakan dalam berbagai hal, antara lain:

1. Diterapkan pada perangkat radio, pemutar DVD, dan peralatan home theater.
2. Digunakan pada adaptor dan pengisi daya ponsel utama. Tujuannya di sini adalah untuk mengurangi tegangan agar sesuai dengan tegangan charger ponsel. Walaupun sekarang sudah banyak juga yang menggunakan switching power supply.
3. Diterapkan dalam rangkaian penstabil tegangan atau stabilizer pada berbagai peralatan elektronik rumah tangga.
4. Digunakan dalam rangkaian catu daya, dengan fungsi utama keluaran tegangan rendah. Trafo tipe step down dapat menurunkan tegangan dari 220V menjadi tegangan 3V menjadi 12V.

Sedangkan bagi teknisi servis dan peminat elektronik, komponen ini cukup dikenal. Karena dari segi ergonomis digunakan hampir di semua kebutuhan rangkaian elektronika khususnya peralatan rumah tangga.

Tidak hanya untuk menurunkan tegangan dari rentang tegangan 220V menjadi 0-32V saja, namun terdapat juga trafo step down yang berguna untuk menurunkan tegangan dari 220V menjadi 110V AC.

Sumber:

www.kelaselektronika.com

Pengertian Bela Negara

Pengertian Bela Negara

Pksbandungkota – Sebagai warga negara Indonesia, kita berkewajiban untuk mempertahankan negara tercinta dari segala ancaman, baik dari dalam maupun luar negeri. Walaupun bangsa Indonesia sekarang sudah merdeka, namun kita tetap memiliki kewajiban untuk menjaga dan mempertahankannya, salah satunya adalah mewujudkan kemerdekaan tersebut. Salah satu warisan terbesar para pendiri bangsa ini yang dapat kita jadikan pedoman untuk mencapai kemerdekaan adalah Pancasila dan Konstitusi.

 

Pengertian Bela Negara

Mendukung Negara adalah tekad, perilaku, dan sikap warga negara yang dilaksanakan secara utuh, teratur, dan terpadu serta dijiwai oleh kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 untuk menjamin kelangsungannya. tentang “keberadaan” kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

Bela negara juga dapat diartikan sebagai suatu konsep yang dikembangkan oleh aparatur legislatif dan pejabat tinggi suatu negara dalam kaitannya dengan patriotisme seseorang, kelompok atau seluruh komponen suatu negara dalam rangka menjaga dan memelihara kelestarian negara. . .

 

Secara fisik dapat diartikan sebagai upaya mempertahankan diri dari serangan fisik atau agresi dari pihak-pihak yang mengancam eksistensi negara, sedangkan secara tidak fisik konsep ini diartikan sebagai upaya untuk berperan aktif dalam kemajuan bangsa dan negara. moral, sosial, budaya, sarana pendidikan, dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membentuk bangsa.

 

Letakkan bagian bawah a

Dasar hukum dan penyelenggaraan bela negara sejalan dengan situasi dan kondisi, demikian pula dengan ancaman terhadap negara. Di sisi lain, situasi yang dihadapi oleh penyelenggara kekuasaan di Indonesia terbagi dalam beberapa periode, sehingga bentuk ancaman pada setiap periode akan mencerminkan dasar hukum dan pelaksanaan bela negara.

Pada masa Orde Lama, ancaman yang mereka hadapi adalah ancaman fisik, baik dari dalam maupun dari luar. Ancaman internal diwujudkan dalam bentuk pemberontakan, sedangkan ancaman internal diwakili oleh serangan pasukan sekutu dan Belanda dan Dainipon. Sehubungan dengan ancaman tersebut, maka pada tahun 1954 Undang-Undang Pokok Perlawanan Rakyat (PPPR) no. 29 Tahun 1954. Sebagai implementasinya, dilakukan pendidikan pendahuluan tentang perlawanan rakyat yang berujung pada organisasi perlawanan rakyat (PRO) tingkat desa, yang kemudian menjadi organisasi keamanan desa (OKD). Organisasi Keamanan Sekolah (OKS) dilatih di sekolah-sekolah.

Pada masa orde lama dan reformasi, ancaman berupa tantangan non fisik dan keresahan sosial. Masalah bela negara menyangkut berbagai aspek kehidupan berbangsa yang tidak lepas dari lingkungan strategis, baik internal maupun eksternal, langsung maupun tidak langsung. Rumus bela tanah air: menumbuhkan rasa cinta tanah air, bangsa dan negara.

Tahukah anda tentang perkecambahan kacang hijau?

Sesuai dengan perkembangan zaman, UU no. 29 Tahun 1954 diganti dengan UU no. 20 Tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia. Sebagai perwujudan, pendidikan pendahuluan bela negara (PPBN) dilaksanakan, sebelum sasaran objek di lingkungan kerja, lingkungan masyarakat, dan lingkungan pendidikan.

 

Pengertian Bela Negara Menurut Hukum

Menurut hukum n. 20 Tahun 1982 Bab I Pasal 1 ayat 2, bela negara adalah penetapan, sikap, dan tindakan warga negara secara tertib, utuh, terpadu, dan berkesinambungan berdasarkan cinta tanah air, hati nurani bangsa, dan negara Indonesia. negara dan keyakinan akan kekuatan Pancasila sebagai ideologi negara dan kemauan untuk berkorban untuk menghilangkan ancaman, baik eksternal maupun internal negara, yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara, persatuan dan kesatuan, serta nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Bela kebugaran dapat diartikan sebagai “segala upaya untuk mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan rasa cinta tanah air dan berperan aktif dalam kemajuan bangsa”. Dalam pertahanan fisik negara, keikutsertaan warga sipil dalam upaya pertahanan negara merupakan hak konstitusional dan kewajiban seluruh warga negara Republik Indonesia. Padahal, sebagaimana diatur dalam UU no. 3 Tahun 2002 dan menurut doktrin sistem pertahanan semesta, eksekusi dilakukan oleh orang-orang terlatih (ratih) yang terdiri dari berbagai elemen seperti resimen mahasiswa, perlawanan rakyat, perlindungan sipil, Babinsa, mitra OKP yang telah mengikuti pendidikan dasar , militer dan jenis lainnya. Orang-orang yang dilatih memiliki empat fungsi, yaitu ketertiban umum, perlindungan masyarakat, keselamatan rakyat dan perlawanan rakyat.